Kesehatan dan produktivitas dimulai dari tidur Berkualitas
Siapa nih yang sulit mengalami tidur pulas kalau malam hari? Kalau sendiri sering mengalami ini terlebih saya kalau menulis mulai jam 9 selesai jam 12. Setelah itu akhirnya sulit untuk tidur. Nah, beberapa hari yang lalu saya mengikuti webinar Kesehatan dan produktivitas dimulai dari tidur Berkualitas. Dengan menghadirkan pembica dr Inggrid dan Bapak Victor dari Deltomed. Tema webinar ini pas sekali dengan kondisi saya saat ini. Berikut ini saya akan menguraikan mengenai informasi yang saya terima setelah mengikuti webinar.
Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan kalimat yang mengatakan bahwa tidur itu mempengaruhi kesehatan kita. Dan ini memang benar adanya, saya pernah mengalami sendiri. Saya dua malam berturut-turut mengalami kurang tidur akibatnya saya langsung jatuh sakit.
Akibat tidur yang tidak berkualitas
Adapun beberapa gangguan kesehatan yang kita dialami jika tidur kita tidak berkualitas, yaitu:
1. Sistem imun menurun
Kurang kuantitas dan kualitas akan membuat sistem imun menurun
2. Working memory
Kurang kuantitas dan kualitas tidur akan menurunkan fungsi kognitif dan working memory span sebesar 38%.
3. Gangguan Mood
Kurang kuantitas dan kualitas tidur membuat seseorang rentan mengalami moodines dan depresi.
4. Kurang fokus
Kurang kuantitas bdan kualitas tidur membuat seseorang tidak fokus dalam bekerja sehingga berpotensi mengalami kecelakaan.
5. Kesehatan kulit
Kurang kuantitas dan kualitas tidur membuat seseorang rentan mengalami penuaan dini.
6. Kebiasaan makan yang buruk
Kurang kuantitas dan kualitas tidur meningkatkan selera makan tidak sehat alias junk food.
Lalu pertanyaan kemudian lebih penting mana kualitas atau kuantitas tidur. Ternyata jawabannya adalah kualitas tidur. Adapun alasannya adalah.
1. Kualitas tidur pebih dominan bdalam mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan daripada kuantitas tidur ( US National Sleep Foundation)
2. Kualitas tidur menjadi indikator yang lebih baik dalam menilai mood dan kepuasan hidup dibandingkan kuantitas tidur.
Sedangkan masalah tidur yang dialami masyarakat biasanya adalah insomnia. Insomnia adalah ketidakmampuan dalam menjaga atau mempertahankan kuantitas dan kualitas tidur yang baik. Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang mengalami gangguan tidur;
1. Gangguan fisik
Seperti sedang mengalami sakit kepala, nyeri sendi, nyeri perut dan lain-lain.
2. Isu Medis
Mengalami sleep apnea
3. Gangguan psikologik/psikiatrik
Misalnya mengalami stress, depresi, ansietas
4. Gangguan lingkungan
Misalnya lampu kamar yang terlalu terang, suara berisik dan lain-lain.
5. Genetik
Narkolepsi
6. Faktor usia
1/2 lansia yang berumur 65 tahun atau lebih mengalami masalah tidur.
7. Obat-obatan
Misalnya obat hipertensi, antidepresi, obat mengandung kafein.
8. Bekerja dimalam hari
Karena ini berlawanan dengan aktivitas normal manusia pada umumnya.
Herbal untuk atasi gangguan tidur
Itulah tadi beberapa faktor yang menyebabkan kita tidak bisa mendapatkan tidur yang berkualitas, lalu bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan tidur yang berkualitas. Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas kita bisa menggunakan bahan-bahan herbal. Berikut ini adalah beberapa bahan herbal agar tidur kita berkualitas
1. Passion flower
Habitat asli: berada di Amerika Serikat bagian tenggara ( Florida Texas)
Kandungan:
Alkaloids (harman, harmoline), flavonoids (vitexin, saponarin, luteolin, rutin, kaempferol, quercitin), fatty acids (linoleic, linolenic, palmitic, oleic, myristic), acids (formic & butyric), sugar, gum, coumarins, cyanogenic glycosides, volatile oil, chrysin.
Passion flower :
• Efek menekan aktivitas Sistem Saraf Pusat dengan cara meningkatkan kadar GABA (gamma-aminobutyric) dalam otak → punya sifat menenangkan (soothing) dan sedatif serta antinyeri (analgetik) →membantu mengatasi ketegangan saraf, spasme otot, sakit kepala, neuralgia, gangguancemas/ ansietas dan insomnia
• Efek hipotensif → menurunkan tekanandarah dan denyut jantung
Farmakologi:
• Alkaloid (harman, harmoline): efek melemaskan otot(muscle relaxant) dan sedatif.
• Flavonoid: efek antispasmodik, antiradangdan sedatif.
• Chrysin: menjaga kadar hormon testosteron.
2. Valerian
Kandungan:
Volatile oil (camp hene, borneol), sesquiterpene alkaloids (valerenic acid),
Iridoid esters (valepotriates), alkaloids (actinidine, valerine, valerianine, chatinine)
Akar Valerian:
• Efek menekan aktivitas Sistem Saraf Pusat dengan cara mengikat reseptor GABA (gamma-aminobutyric) dalam otak, melepaskan GABA dan menghambat degradasiGABA → punya sifat menenangkan.
(soothing) dan sedatif serta antispasmodik (melemaskan otot yang spasme/ tegang), antinyeri (analgetik) → membantumengatasi ketegangan saraf, spasme otot, kolik usus, migrain, neuralgia, gangguan cemas/ ansietas dan insomnia
• Efek hipotensif → menurunkan tekanandarah dan denyut jantung
Farmakologi:
• Minyak atsiri (camphene, borneol) dan Iridoid valepotriates: efek
menekan sistem saraf pusat → sedatif, hipnotik dan antispasmodik.
• Asam valerenat dan turunannya: efek sedatif dan antispasmodik
Alkaloids: efek hipotensif
3. Jahe
Efek antispasmodik (melemaskan otot yang spasme/ tegang), antinyeri (analgetik), antiradang, termogenik (memproduksi kalor dengan meningkatkan laju metabolisme basal), diaforetik (merangsang pengeluarankeringat), karminatif(mengurangi gas dalam saluran cerna), mencegah muntah (antiemetik) → membantumengatasi gejala masuk angin seperti meriang/ demam, kembung, mual/ muntah, nyeri kepala, pegal linu/ kaku otot, ketegangan saraf, dan batuk - pilek.
Farmakologi:
• Gingerol (terutama pada jahe segar): meningkatkan ambilan kalsium oleh
otot jantung dan menguatkan kontraksi jantung (kardiotonik),
memelihara fungsi liver (hepatoprotektif), antiradang, antioksidan,
antiseptik, serta merangsangsekresi ludah, asam lambung dan empeduu untuk membantu pencernaan.
• Minyak atsiri (zingiberene, b-bisabolene): antikolesterol, antioksidan, analgetik, antispasmodik dan melancarkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluhdarah kapiler.
• Menghambat agregasi trombositdan prostaglandin & leukotriene yang terkait dengan peradangan.
Antangin Good Night untuk atasi gangguan tidur
Untuk mendapatkan produk antangin saat ini cukup mudah sebab bisa dibeli secara online dan juga bisa dibeli toko obat dan apotik sekitar rumah kita.
Nah, jika kalian ingin lebih dekat dekat produk dari Antangin jangan lupa untuk follow akun medsosnya di @antangin_id.
Tips agar tidur nyenyak
Oya, teman-teman tidur sama pentingnya seperti kegiatan makan dan minum. Jika tidak kita jaga akan berpengaruh kepada kesehatan kita. Berikut ini adalah tips agar kita bisa tidur nyenyak
1. Bangun pada waktu yang sama setiap hari
Bangun pada waktu yang sama setiap hari dapat membantu Anda tidur nyenyak, dengan mengatur jam biologis tubuh sekaligus membuat kita merasa lebih berenergi. Di samping itu, pastikan Anda dapat tertidur ketika beranjak ke kasur. Jika dalam 20 menit masih kesulitan memejamkan mata, lakukan hal yang bisa menenangkan pikiran contoh mendengarkan musik sambil tidur atau membaca
2. Olahraga sambil berjemur setiap pagi
Sinar matahari pagi dapat membuat kita lebih “melek” karena cahaya memberi sinyal ke otak untuk menyetop produksi hormon melatonin yang membuat ngantuk dan menggantinya dengan hormon adrenalin sebagai tanda bahwa ini adalah waktunya untuk bergerak.
Cobalah berjalan atau berolahraga sambil berjemur setidaknya 20-60 menit setelah bangun. Orang-orang yang rutin olahraga sambil berjemur setiap pagi dapat tidur nyenyak dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.
3. Kurangi Paparan Cahaya di Malam Hari
Berbeda dengan paparan cahaya di siang hari, paparan cahaya di malam hari memberikan efek buruk terhadap kualitas tidur kita. Hal ini karena ritme sirkadian Anda tertipu dan berpikir waktu itu masih siang hari, sehingga mengurangi hormon melatonin untuk rileks dan tidur nyenyak. Cahaya biru dari perangkat elektronik, seperti smartphone dan komputer adalah yang paling berisiko buruk.
4. Jangan Konsumsi Kafein di Sore Hari
Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi kafein 6 jam sebelum tidur akan memperburuk kualitas tidur secara signifikan. Kalaupun ingin minum kopi di sore hari, pilih kopi tanpa kafein.
5. Kurangi Tidur Siang yang Tidak Teratur atau Panjang
Penelitian membuktikan bahwa seseorang menjadi lebih mengantuk di siang hari setelah tidur siang. Sementara, penelitian lainnya mencatat tidur siang selama 30 menit atau kurang dapat meningkatkan fungsi otak siang hari, namun jika lebih lama mengganggu kesehatan dan kualitas tidur. Beberapa penelitian lainnya menunjukkan mereka yang terbiasa tidur siang secara teratur tidak mengalami kualitas tidur yang buruk.
kalo saya, jam 4 sore biasanya terasa mengantuk, terpaksa minum kopi agar mata tetap melek untuk selesaikan pekerjaan, akibatnya saat harus istirahat malah jadi sulit tidur. serba salah.
BalasHapus